Komunisme
diartikan sebagai paham atau ideologi (dalam bidang politik) yang menganut
ajaran Karl Marx dan Fredrich Engels, yang hendak menghapuskan hak milik
perseorangan dan menggantikannya dengan hak milik bersama yang dikontrol
negara.
Dengan kata lain, komunisme
adalah sebuah paham yang menekankan kepemilikan bersama atas alat-alat produksi
(seperti tanah, tenaga kerja, modal) yang bertujuan untuk mencapai masyarakat
yang makmur, masyarakat komunis tanpa kelas dan semua orang sama. Komunis
artinya orang yang menganut ideologi komunisme. Di sisi lain, komunisme
merupakan ideologi yang mendasarkan segala sesuatu pada materi, mengingkari
keberadaan Allah dan tiap perkara yang bersifat gaib.
Karena bersandar kepada prinsip
materialisme, komunisme tidak menerima ajaran agama. Bahkan,
agama dianggap sebagai candu yang membuat orang berangan-angan dan tidak
rasional. Dengan demikian, komunisme adalah ideologi
antiagama. Komunisme adalah ideologi yang tidak mengakui
adanya Allah (ateisme) dan hal-hal yang bersifat gaib karena dianggap
sebagai mitos dan takhayul. Prinsip dasar itulah yang ditanamkan oleh Karl Marx
dalam membangun ideologi komunismenya.
Bagaimanakah keyakinan seorang
muslim? Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam menjelaskan prinsip keimanan
seorang muslim melalui sabdanya,
أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّه
“Keimanan adalah engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan takdir yang baik dan buruknya.” (HR. Muslim no. 93)
أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ، وَمَلَائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ، وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّه
“Keimanan adalah engkau beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, rasul-rasul-Nya, hari akhir, dan takdir yang baik dan buruknya.” (HR. Muslim no. 93)
Itulah keyakinan seorang muslim.
Keyakinan yang sangat bertolak belakang dengan keyakinan seorang komunis.
Sungguh lemah dasar pijak materialisme yang dianut oleh kaum komunis.
Mereka bergantung pada sesuatu yang fana, mudah hancur, dan sirna. Mereka
menjadikan materi sebagai pijakan keyakinannya.
Sungguh, apa yang dijajakan oleh
Karl Marx, Vladimir Lenin (tokoh komunis Uni Soviet), atau Mao
Tse-Tung (tokoh komunis Tiongkok) adalah kekafiran yang akan
menghancurkan peradaban manusia. Ideologi yang menghalalkan segala cara.
Ideologi yang mempertentangkan satu kelompok dengan kelompok lainnya untuk
meraih kekuasaan. (Al-Ustadz Abu Nasim Mukhtar Rifa’i)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar