ALL ABOUT FILSAFAT

Jumat, 09 Desember 2016

Komunisme Bukanlah Faham Atheis


Komunisme dianggap oleh banyak orang sebagai faham atau aliran atau ideologi atheis. Kesalahfahaman ini hampir dimiliki semua orang Indonesia, kecuali yang memahami ilmu filsafat dengan baik. Bahkan ada yang mengatakan komunisme tidak hanya atheis (tidak mengakui keberadaan Tuhan), tetapi juga anti-Theisme (anti-Tuhan) tetapi juga anti-agama. Benarkah anggapan yang demikian? Ternyata, anggapan demikian salah. Mereka ternyata tidak bisa membedakan pengertian komunisme, Marxisme, materialisme, atheisme,antitheisme ,nontheisme ,pantheisme, theisme dan monotheisme.

Apakah komunisme itu?
Komunisme adalah ideologi politik dan struktur sosial ekonomi yang mendorong pembentukan masyarakat yang egalitarian, tanpa kelas, dan tanpa negara berdasarkan kepemilikan dan kontrol yang sama atas faktor produksi dan harta secara umumnya.

Apakah Marxisme itu?
Marxisme adalah faham Marxisme adalah sebuah paham yang mengikuti pandangan-pandangan dari Karl Marx.Marx menyusun sebuah teori besar yang berkaitan dengan sistem ekonomi, sistem sosial, dan sistem politik. Pengikut teori ini disebut sebagai Marxis. Marxisme mencakup materialisme dialektis dan materialisme historis serta penerapannya pada kehidupan sosial.

Apakah materialisme versi Karl Max?
Marx menawarkan filsafat Materialisme. Yakni materi sajalah menurut Marx yang nyata. Di dalam hidup kemasyarakatan satu-satunya yang nyata adalah masyarakat yang bekerja. Menurut Marx manusia bekerja, maka dia ada (hidup). — Karl Marx menyatakan bahwa manusia tidak boleh dipandang secara abstrak, akan tetapi harus dipandang secara konkrit yaitu dalam hubungannya dengan dunia sekitarnya sebagai makhluk yang bekerja. Hakikat manusia menurutnya adalah bahwa ia adalah makhluk pekerja (homo laborans, homo faber).

Apakah atheisme itu?
Ateisme adalah sebuah pandangan filosofi yang tidak mempercayai keberadaan Tuhan dan dewa-dewi ataupun penolakan terhadap teisme.Dalam pengertian yang paling luas, ia adalah ketiadaan kepercayaan pada keberadaan dewa atau Tuhan.

Apakah antitheisme itu?
Dalam pengertian umum, antitheisme yaitu faham yang menentang keberadaan Tuhan. Artinya, secara implisit mengakui bahwa Tuhan itu ada tetapi  ditentangnya. Jadi, antitheisme sebenarnya merupakan aliran yang mengakui bahwa Tuhan memang ada, tetapi membencinya. Antara lain menganggap Tuhan tidak adil di dalam membagi rezeki. Buktinya, ada yang kaya dan ada yang miskin. Tuhan dianggap tidak adil.

Apakah non-theisme itu?
Nonteisme adalah sebutan yang mencakup kelakuan relgius dan nonreligius yang dikenali dari absen atau penolakan teisme atau kepercayaan apapun terhadap dewa pribadi. Digunakan pada bidang apologetik Kristen dan teologi liberal umum. “Nonteisme” tidak sama dengan “irreligion”.
Non-teisme memiliki berbagai jenis. “Ateisme kuat” adalah kepercayaan positif dimana Tuhan tidak ada. Beberapa orang yang tidak berpikir mengenai adanya Tuhan disebut “ateis lemah”, atau lebih spesifik ateis implisit. Lainnya, jenis nonteisme lainnya sering dikenal sebagai agnostikisme, atau lebih spesifik ateisme eksplisit. Agnostikisme “kuat” atau “positif” adalah kepercayaan dimana tidak mungkin bagi manusia mengenali Tuhan. Pendapat yang lebih jelas daripada agnostikisme lemah, adalah kepercayaan dimana eksistensi atau noneksistensi Tuhan tidak diketahui. Filsuf Anthony Kenny membedakan agnostik, yang menemukan klaim “keberadaan Tuhan” tidak jelas, dan nonkognitivis teologi, yang menganggap semua firman Tuhan tidak ada artinya.

Apakah theisme itu?
Teisme adalah dalam penggunaannya yang paling luas, adalah kepercayaan terhadap satu dewa.

Apakah monotheisme itu?
Monoteisme (berasal dari kata Yunani monon yang berarti tunggal dan Theos yang berarti Tuhan) adalah kepercayaan bahwa Tuhan adalah satu/tunggal dan berkuasa penuh atas segala


Kesimpulan umum
Benarkah  komunisme Karl Marx atheis (tidak mengakui keberadaan Tuhan)?
Definisi komunisme, ternyata tidak identik dengan definisi atheisme, antitheisme, nontheisme, pantheisme, theisme dan monotheisme. Sebenarnya komunisme tidaklah dan bukanlah anti-Tuhan. Sebab, komunisme adalah ideologi politik dan bukan ideologi agama atau anti-agama. Karl Marx cuma mengatakan bahwa agama adalah candu, tidak bisa diambil kesimpulan bahwa kalimat itu merupakan sikap atheis. Pemahaman bahwa komunisme atheis karena adanya proses logika yang salah. Antara lain:
·      Karena Marx seorang atheis (Catatan: Karl Marx tidak pernah mendeklarasikan dirinya atheis), maka semua orang komunis adalah atheis. Logika ini sebetulnya bisa dengan mudah dipatahkan. Komunisme adalah lawan kata kapitalisme. Jika komunis dianggap tak ber-Tuhan, maka kapitalis adalah ber-Tuhan.Kenyataannya?
·     Belanda adalah negeri kapitalis, tapi 42% penduduknya atheis (jauh lebih banyak dari jumlah penganut agama terbesar di sana, Katholik Roma, yang hanya dianut oleh 26% penduduk).
·   China adalah negara komunis, tapi hampir semua orang di sana memeluk agama tertentu (paling besar agama Budha, disusul agama Tao, Islam, Katholik, dan Kristen) (Sumber: http://gibrannochigaro.wordpress.com/2010/11/14/komunisme-atheisme/).

Benarkah materialisme Karl Marx atheis (tidak mengakui keberadaan Tuhan)?
Marx menawarkan filsafat Materialisme. Yakni materi sajalah menurut Marx yang nyata. Di dalam hidup kemasyarakatan satu-satunya yang nyata adalah masyarakat yang bekerja. Menurut Marx manusia bekerja, maka dia ada (hidup). Ia membagi masyarakat menjadi dua kelas; yaitu kelas buruhdan kelas borjuis. Gagasan utama Karl Marx adalah memperjuangkan emansipasi kaum buruh, yakni membela kaum proletar tersebut untuk mencapai kesetaraan dengan kaum borju.— Tidak ada kalimat yang mengatakan Karl Marx (atau Marxisme) atau materialisme adalah atheis.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar