PERKEMBANGAN PANDANGAN
TENTANG
TERCIPTANYA BUMI
Pendahuluan
Manusia
diciptakan oleh Tuhan yang maha kuasa berbeda dengan makhluk hidup yang lain.
Manusia dilengkapi oleh akal dan pikiran yang selalu tumbuh, berkembang dan
semakin maju sehigga ampu mengenal alam dan lingkungan sekitarnya serta dapat
pula menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan fenomena alam. Sejak berabad-abad
yang lalu, manusia selalu mencoba membuka tabir rahasia pergerakan benda-benda
angkasa yang ada disekitar bumi dan akhirnya manusia samapi pada suatu
kesimpulan bahwa benda-benda langit tersebut terikat dalam suatu sistem yang
saling mempengaruhi dan sistem ini disebuyt tata surya.
Tata
surya didiefinisikan sebagai susunan benda-benda langit yang terdiri dari
matahari, planet, asteroid, komet, serta meteoroid dengan matahari sebagai
pusat tata surya. Planet sudah ditemukan manusia sejak abad ke-3 sebelum masehi,
yang artinya “pengembara”. Salah satu planet tersebut adalah bumi. Dalam
makalah ini akan dibahas tentang perkembangan terciptanya bumi baik menurut
kitab kejadian, ilmuwan masa lalu dan menurut alquran.
Penciptaan
Bumi
Bumi
terletak pada deretan ke tiga dari matahari dengan jarak rata-rata terhadap
matahari sekitar 150 juta km. Jarak matahari bumi ini ditetapkan sebagai satu
satuan astronomi. Bumi merupakan planet tempat manusia hidup dan berkembang dan
satu-satunya planet yang sampai saat ini diketahui mempunyai kehidupan.
Beberapa Pendapat tentang bumi, yaitu :
1. Menurut bangsa babilonia, bumi dianggap sebagai suatu
yang berongga, yang ditopang oleh samudera angkasa melengkung di atas bumi,
berdiri tegak antara perairan bawah dan perairan atassamudera, yang
kadang-kadang turun ke bumi berupa hujan.
2. Sebagian besar bangsa yunani percaya bahwa bumi adalah
pusat alam raya, pada sekitar tahun 140 Masehi muncul teori ptolemaios tentang
sistem tata surya di alam semesta yang didasari oleh konsep geosentrisme, yang
beranggapan bahwa bumi tetap pada tempatnya sedangkan planet-planet lain
mengitarinya.
Teori
Penciptaan Bumi
Di
seluruh dunia, ada berkembang berpuluh-puluh macam teori penciptaan alam
semesta, semua agama dan kepercayaan manapun mengajarkan pengikutnya bagaimana
alam semesta ini tercipta. Begitu juga halnya dengan ilmu pengetahuan, meskipun
teori-teori yang dicetuskan oleh para ilmuwan belum bisa menjawab secara total
bagaimana alam semesta tercipta, tetapi anehnya begitu banyak orang yang
mempercayai kebenaran teori-teori tersebut. Sebelum melangkah lebih jauh, kita
sebaiknya mengetahui teori-teori asal-usul penciptaan itu sendiri. Secara umum,
teori-teori asal usul dan penciptaan alam semesta beserta isinya dapat dibagi
menjadi 3 kategori utama, yaitu :
1Teori Penciptaan Ilmiah
Teori ini menyatakan bahwa alam semesta diciptakan oleh Tuhan Allah selama 6 hari berturut-turut, kurang dari 10. Penganut teori ini pada umumnya menolak semua bentuk teori evolusi. Teori ini paling banyak dipercaya oleh orang-orang Kristen Konservatif di seluruh dunia.
1Teori Penciptaan Ilmiah
Teori ini menyatakan bahwa alam semesta diciptakan oleh Tuhan Allah selama 6 hari berturut-turut, kurang dari 10. Penganut teori ini pada umumnya menolak semua bentuk teori evolusi. Teori ini paling banyak dipercaya oleh orang-orang Kristen Konservatif di seluruh dunia.
2.
Teori Evolusi Theistic
Teori ini menyatakan bahwa alam semesta berumur lebih dari 10 milyar tahun.Tuhan Allah mengatur terjadinya evolusi dan menggunakan evolusi itu sebagai alat untuk memimpin perkembangan sebuah spesies baru, dan mencapai titik puncaknya pada penciptaan manusia. Teori ini banyak dipercaya oleh orang-orang Kristen Liberalis.
Teori ini menyatakan bahwa alam semesta berumur lebih dari 10 milyar tahun.Tuhan Allah mengatur terjadinya evolusi dan menggunakan evolusi itu sebagai alat untuk memimpin perkembangan sebuah spesies baru, dan mencapai titik puncaknya pada penciptaan manusia. Teori ini banyak dipercaya oleh orang-orang Kristen Liberalis.
3.
Teori Evolusi Natural
Teori ini mungkin yang paling terkenal dari antara ke-3 teori ini, teori ini mirip dengan teori evolusi theistic, hanya bedanya, pada teori ini Tuhan Allah tidak turun campur tangan dalam penciptaan alam semesta dan isinya.
Teori ini mungkin yang paling terkenal dari antara ke-3 teori ini, teori ini mirip dengan teori evolusi theistic, hanya bedanya, pada teori ini Tuhan Allah tidak turun campur tangan dalam penciptaan alam semesta dan isinya.
Ke-3
teori di atas hanyalah kategori-kategori utama dari puluhan teori-teori evolusi
yang pernah dicetuskan. Berikut akan diberikan beberapa model teori evolusi
yang pernah dicetuskan :
1. Beberapa model Teori Penciptaan Ilmiah :
a) Calendar Day Interpretation Theory [ mencakup: Teori penciptaan bumi muda (young earth creationism),Teori penciptaan alkitabiah, Teori penciptaan 7 hari, dsb ]
Teori ini mungkin teori yang paling terkenal diantara penganut Kristen Konservatif. Mereka menafsirkan kitab Kejadian secara literal dan berusaha untuk menggabungkan 2 cerita : kata “hari” yang disebutkan di Kejadian 1 adalah hari standard selama 24 jam, dan seluruh proses penciptaan diselesaikan selama 6 x 24 jam. …
b) Day Age Creationist Theory
Teori ini menyatakan bahwa setiap “hari” dalam Kejadian 1 mengacu pada suatu interval waktu yg spesifik. … ” Karena itu maka mereka menyatakan bahwa penciptaan alam semesta terjadi selama 6000 tahun.
c) Analogical Days Interpretation Theory
Setiap “hari” di dalam proses penciptaan adalah “hari kerja nya Tuhan”, hari kerja Tuhan ini analog tapi tidak identik dengan hari kerja manusia.
d) Revelatory Device Theory
Teori ini menyatakan bahwa kata “hari” pada proses penciptaan analogi dengan kata “fase”. …
e) Revelatory Day Theory
Teori ini menyatakan bahwa mungkin Tuhan Allah memberikan penglihatan pada Musa tentang urutan penciptaan alam semesta, dan Tuhan Allah membutuhkan waktu 6 hari untuk menyelesaikan demonstrasi Nya.
1. Beberapa model Teori Penciptaan Ilmiah :
a) Calendar Day Interpretation Theory [ mencakup: Teori penciptaan bumi muda (young earth creationism),Teori penciptaan alkitabiah, Teori penciptaan 7 hari, dsb ]
Teori ini mungkin teori yang paling terkenal diantara penganut Kristen Konservatif. Mereka menafsirkan kitab Kejadian secara literal dan berusaha untuk menggabungkan 2 cerita : kata “hari” yang disebutkan di Kejadian 1 adalah hari standard selama 24 jam, dan seluruh proses penciptaan diselesaikan selama 6 x 24 jam. …
b) Day Age Creationist Theory
Teori ini menyatakan bahwa setiap “hari” dalam Kejadian 1 mengacu pada suatu interval waktu yg spesifik. … ” Karena itu maka mereka menyatakan bahwa penciptaan alam semesta terjadi selama 6000 tahun.
c) Analogical Days Interpretation Theory
Setiap “hari” di dalam proses penciptaan adalah “hari kerja nya Tuhan”, hari kerja Tuhan ini analog tapi tidak identik dengan hari kerja manusia.
d) Revelatory Device Theory
Teori ini menyatakan bahwa kata “hari” pada proses penciptaan analogi dengan kata “fase”. …
e) Revelatory Day Theory
Teori ini menyatakan bahwa mungkin Tuhan Allah memberikan penglihatan pada Musa tentang urutan penciptaan alam semesta, dan Tuhan Allah membutuhkan waktu 6 hari untuk menyelesaikan demonstrasi Nya.
Beberapa
model Teori Evolusi Theistic
a) Theistic Evolution Theory
Teori ini serupa dengan teori evolusi natural, alam semesta tercipta 15 milyar tahun yang lalu, bumi tercipta lebih dari 4 milyar tahun yang lalu. Spesies hewan dan tumbuhan berkembang seperti layaknya pengamatan ilmu pengetahuan, hanya bedanya, para penganut teori ini percaya bahwa Tuhan lah yang mengendalikan seluruh proses evolusi itu sendiri, sehingga bisa berjalan dengan baik.
b) Progressive Creationist Theory
Teori ini mirip dengan teori evolusi theistic, hanya bedanya mereka menolak teori yang menyatakan bahwa mahluk hidup bisa berevolusi dengan sendirinya. Menurut teori ini, tanpa kehendak Tuhan, evolusi itu tidak akan terjadi Beberapa model Teori Evolusi Natural
a) Naturalistic Evolution Theory [disebut juga teori evolusi atau teori evolusi atheis]
Teori ini menyatakan bahwa alam semesta tercipta berdasarkan teori “Big Bang” sebuah fenomenal alamiah, tidak menyertakan Tuhan dalam setiap penciptaan nya. …
b) Deistic Evolution Theory
Teori ini menyatakan bahwa Tuhan menciptakan alam semesta, mungkin dengan metode “Big Bang” sekitar 15 milyar tahun yang lalu. … Hanya 1 hal yang membedakan teori ini dengan teori evolusi atheis, yaitu teori ini menerima 1 buat perbuatan Tuhan yaitu sebagai Pencipta materi alam semesta. Para penganut teori ini biasa menyebut dirinya sebagai Deists.
a) Theistic Evolution Theory
Teori ini serupa dengan teori evolusi natural, alam semesta tercipta 15 milyar tahun yang lalu, bumi tercipta lebih dari 4 milyar tahun yang lalu. Spesies hewan dan tumbuhan berkembang seperti layaknya pengamatan ilmu pengetahuan, hanya bedanya, para penganut teori ini percaya bahwa Tuhan lah yang mengendalikan seluruh proses evolusi itu sendiri, sehingga bisa berjalan dengan baik.
b) Progressive Creationist Theory
Teori ini mirip dengan teori evolusi theistic, hanya bedanya mereka menolak teori yang menyatakan bahwa mahluk hidup bisa berevolusi dengan sendirinya. Menurut teori ini, tanpa kehendak Tuhan, evolusi itu tidak akan terjadi Beberapa model Teori Evolusi Natural
a) Naturalistic Evolution Theory [disebut juga teori evolusi atau teori evolusi atheis]
Teori ini menyatakan bahwa alam semesta tercipta berdasarkan teori “Big Bang” sebuah fenomenal alamiah, tidak menyertakan Tuhan dalam setiap penciptaan nya. …
b) Deistic Evolution Theory
Teori ini menyatakan bahwa Tuhan menciptakan alam semesta, mungkin dengan metode “Big Bang” sekitar 15 milyar tahun yang lalu. … Hanya 1 hal yang membedakan teori ini dengan teori evolusi atheis, yaitu teori ini menerima 1 buat perbuatan Tuhan yaitu sebagai Pencipta materi alam semesta. Para penganut teori ini biasa menyebut dirinya sebagai Deists.
Yang
manakah dari teori-teori tersebut di atas yang benar ?
Kita sebagai manusia tidak akan pernah tahu yang mana yang paling benar dari ke-3 teori tersebut. Hal penciptaan alam semesta berada di luar batas pemikiran manusia itu sendiri, dan kita sebagai orang Kristen percaya bahwa hanya Tuhan lah yang mengetahui segala rahasia penciptaan alam semesta dan segala isinya. Melalui teori Evolusi Natural, manusia dengan kesombongan nya berusaha untuk menyingkirkan kuasa Tuhan dari proses penciptaan alam semesta, oleh karena itu, maka Tuhan dalam Kitab Mika 6:8 mengatakan: “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik dan apakah yang dituntut Tuhan kepadamu selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu.”
Kita sebagai manusia tidak akan pernah tahu yang mana yang paling benar dari ke-3 teori tersebut. Hal penciptaan alam semesta berada di luar batas pemikiran manusia itu sendiri, dan kita sebagai orang Kristen percaya bahwa hanya Tuhan lah yang mengetahui segala rahasia penciptaan alam semesta dan segala isinya. Melalui teori Evolusi Natural, manusia dengan kesombongan nya berusaha untuk menyingkirkan kuasa Tuhan dari proses penciptaan alam semesta, oleh karena itu, maka Tuhan dalam Kitab Mika 6:8 mengatakan: “Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik dan apakah yang dituntut Tuhan kepadamu selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu.”
Evolusi
Theistic
Evolusi
Theistic adalah suatu teori penciptaan alam semesta yang menyertakan Tuhan
dalam proses biologis yang sering disebut evolusi. Teori ini berusaha
menggabungkan teori-teori Penciptaan Ilmiah dengan teori Evolusi Natural.
Beberapa
pemikiran dari teori penciptaan berdasarkan kitab Kejadian :
1. Ada kemungkinan, hari-hari penciptaan itu tidak benar-benar berurutan, meskipun urutan nya terlihat cocok sekali dengan teori evolusi yang biasa kita kenal. Di sini terdapat kesulitan dalam mempertemukan penciptaan pertama di Kejadian 1 (Kejadian 1:24-27), dimana hewan-hewan diciptakan sebelum manusia diciptakan dengan penciptaan kedua, yang mana manusia diciptakan lebih dahulu baru kemudian hewan-hewan diciptakan (Kejadian 2:18-20). Teori ini biasa disebut sebagai Day Age Creationist Theory. Beberapa ahli berpendapat, bahwa pada waktu “penciptaan kedua”, Tuhan Allah memang sengaja menciptakan 1 kali lagi hewan-hewan tersebut dari segala jenis, sehingga Adam bisa dengan mudah memberinya nama ketika hewan-hewan itu sedang berbaris. Kaum Kristiani selalu melihat sebuah proses penciptaan sebagai sesuatu keajaiban Ilahi. .Teori ini sering disebut “Day of Proclamation” Theory, atau beberapa orang menyebutnya “Days of Divine Fiat” Theory. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Alan Hayward pada tahun 1985 dan kemudian dijelaskan lebih lanjut oleh Glenn Morton pada akhir 90 an. muslim mau berfikir dan mengembangkannya atau tidak.
1. Ada kemungkinan, hari-hari penciptaan itu tidak benar-benar berurutan, meskipun urutan nya terlihat cocok sekali dengan teori evolusi yang biasa kita kenal. Di sini terdapat kesulitan dalam mempertemukan penciptaan pertama di Kejadian 1 (Kejadian 1:24-27), dimana hewan-hewan diciptakan sebelum manusia diciptakan dengan penciptaan kedua, yang mana manusia diciptakan lebih dahulu baru kemudian hewan-hewan diciptakan (Kejadian 2:18-20). Teori ini biasa disebut sebagai Day Age Creationist Theory. Beberapa ahli berpendapat, bahwa pada waktu “penciptaan kedua”, Tuhan Allah memang sengaja menciptakan 1 kali lagi hewan-hewan tersebut dari segala jenis, sehingga Adam bisa dengan mudah memberinya nama ketika hewan-hewan itu sedang berbaris. Kaum Kristiani selalu melihat sebuah proses penciptaan sebagai sesuatu keajaiban Ilahi. .Teori ini sering disebut “Day of Proclamation” Theory, atau beberapa orang menyebutnya “Days of Divine Fiat” Theory. Teori ini pertama kali diperkenalkan oleh Alan Hayward pada tahun 1985 dan kemudian dijelaskan lebih lanjut oleh Glenn Morton pada akhir 90 an. muslim mau berfikir dan mengembangkannya atau tidak.
Teori dibawah ini merupakan teori yang berdasarkan sains, teori
ini berdasarkan teori big bang beberapa miliar tahun yang lalu ada satu
bintang(benda langit yang mengeluarkan cahaya) yang sangat tua yang mengalami
supernova(ledakan suatu bintang digalaksi yang mengeluarkan energi sangat
besar) sisa sisa bintang yang meledak. menjadi awan awan yang berkumpul disatu
titik. sehingga awan awan di langit itu memadat membentuk matahari dan planet
planetnya di galaksi. tetapi ketika itu bumi belum seperti sekarang. bumi akan
sangat panas sekitar 3000 derajat. belum ada air dan udara tetapi sudah ada
atmosfir. ada ancaman untuk bumi dari matahari yang sebagai pusat tata surya.
matahari juga memiliki badai yang suhunya 3000 derajat yang mengaakibatkan
yaitu mengikis atmosfir. hal itu dapat dilihat di planet mars yang atmosfirnya
terkikis oleh matahari hal itu akan mengakibatkan matinya makhluk hidup. itulah
mengapa mars tidak dapat memiliki makhluk hidup. lalu bagaimana bumi tidak terkena
badai dari matahari itu? bumi memiliki pelindung yang namanya magnetoid yang
tercipta dari inti didalam bumi sehingga bumi memiliki dua kutub, yaitu kutub
utara dan selatan. sehingga badai matahari itu dapat dibelokkan ke kutub
selatan.
Terciptanya
Bumi Menurut Kitab Kejadian
Penciptaan
alam raya menurut kitab kejadian berlangsung selama enam hari (Genesis 1).
Pada mulanya sewaktu tuhan menciptakan alam raya, bumi tanpa bentuk, kosong dan
gelap gulita. Pada hari pertama diciptakan siang dan malam. Pada hari kedua
diciptakan kubah yang dinamakan angkasa, yang memisahkan air di bawahnya dan
air diatasnya. Pada hari ketiga diciptakan daratan dan lautan. Daratan kemudian
diperintahkan berbagai jenis tumbuhan yang menghasilkan bebijian dan
buah-buahan. Pada hari keempat diciptakan lentera-lentera untuk menerangi bumi.
Lentea-lentera itu ialah matahari, bulan dan bintang-bintang.
Pada
hari kelima diciptakan hewan penghuni air seperti ikan dan hewan udara seperti
burung burung. Pada hari keenam tuhan menciptakan hewan daratan dan manusia.
Kepada manusia Tuhan menguasakan pengelolaan ikan, burung dan satwa piaraan
maupun liar. Semuanya diciptakanNya berpasangan agar dapat berkembang biak.
Kepada manusia diperintahkan untuk mempunyai banyak anak agar mereka menyebar
keseluruh penjuru bumi dan megelolanya termasuk semua makhluk hidup yang ada
dibumi. Tuhan juga mengatur pembagian makanan yang diperlukan manusia dan
hewan. Lengkaplah alam raya itu tercipta pada hari ketujuh dan Tuhanpun
berhenti bekerja. Diberkatinya hari ketujuh itu dan dikhususkan sebagai hari
beristirahat bagi manusia.
Jadi
dalam kitab kejadian ini secara imlpisit mengatakan bahwa semua makluk
hidup yang ada di dunia ini sudah tercipta sejak awal alam raya ini diciptakan.
Pandangan ini dikukuhkan dalam sains biologi oleh ilmuwan botani Swedia Linne
pada tahun 1737 dalam bentuk ajaran kelesterian jenis.
Sebelum
Linne mengemukakan ajarannya itu, pada tahun 1658, Uskup Agung Henry Ussher
dari Armagh Irlandia sudah memperkirakan berdasarkan berbagai silsilah yang ada
di dala minjil bahwa bumi tercipta sekitar tahun 4004 SM. Keterangan ini
kemudian disisipkan sebagai catatan di dalam kitab injil resmi. Hal itu berarti
bahwa hingga sekarang umur bumi hanya kira-kira 6000 tahun. Bahkan seorang
gerejawan lain telah mengukur terjadinya bumi itu dengan lebih ketat lagi dan
sampai pada kesimpulan bahwa bumi terbentuk tanggal 23 oktober 4004 SM pukul 9
pagi. Tidak diberitahukan mintakad waktu mana yang digunakan sebagai rujukan.
UMUR
BUMI DI DALAM AL-QURAN
Di
dalam al-quran terdapat beberapa ayat yang menerangkan tentang pembentukan
bumi, yaitu :
Surat
Al-A’raf : 54
“Sesungguhnya tuhanmu ialah Allah yang telah menciptakan langit
dan bumi, dalam enam satuan waktu, lalu Dia menguasai singgasana. Di tutupiNya
siang dengan malam yang mengejarnyadengan tergesa-gesa. Dan matahari dan bulan,
dan bintang-bintang,semuanya tunduk di bawah pengaturanNya. Sesungguhnya
KepunyaanNya lah semua ciptaan dan zat. Maha tinggi Allah Tuhan semesta alam.”
Surat
Yunus : 3
“
Sesungguhnya Tuhanmu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam
satuan waktu. Kemudian Dia bersemayam di atas singgasana, mengatur
segalaurusan. Tiada seorangpun yang dapat memberikan pembelaan pada hari
kiamat. Kecuali setelah ada izin-Nya. Yang mempunyai sifat-sifat demikian,
itulah Allah, Tuhanmu. Karena itu sembahlah dia, mengapa kamu tidak mengingat?
Surat
Hud : 7
“Dan
Dialah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam satuan waktu.
Singgasana-Nyasebelum itu ada di atas air. Hal itu untuk menguji kamu, siapa
diantaramu yang terbaik pekerjaannya. Demi Allah, jika engkau katakana :
“sungguh kamu pasti akan dibangkitkan kelak sesudah mati” niscaya orang-orang
kafir itu akan menjawab “ini adalah nyata-nyata ilmu sihir”.
Surat
Al-furqon : 59
“Dialah
yang menciptakan langit dan bumi dan segala yang ada diantara keduanyadalam
enam satuan waktu. Kemudian ia bertakhta disinggasanaNya. Dia maha pengasih.
Tanyakan hal itu kepada orang-orang yang mengetahui tentang dia.”
Surat
Fussilat ayat 9 – 12, menceritakan bahwa bumi lebih dahulu diciptakan daripada
langit, sebagaimana firmannya :
“Katakanlah
: ‘sesungguhnya patutkah kamu kafir kepada yang menciptakan bumi dalam dua hari
dan kamu adakan sekutu-sekutu bagiNya? Sesungguhnya Dia itulah Tuhan semesta
alam”.
“Dia
menempatkan gunung-gunung yang kokoh di atasnya. Lalu DiaturNya sumber
keperluan dalam empat satuan waktu bagi mereka yan gmemerlukannya”.
“Kemudian
diciptakanNya tujuh langit dalam dua hari, dan ditentukanNya di setiap langit
hokum-hukumnya tersendiri. Dan Kami hiasi langit terbawah dengan lampu-lampu
dan pelindung-pelindung”.
Teori
Tentang Usia Bumi
1. Teori sediment
Pengukuran
usia bumi berdasarkan atas perhitungan tebal lapisan sediment yang membentuk
batuan. Dengan mengetahui ketebalan lapisan sediment yang terbentuk tiap
tahunnya memperbandingkan tebal batuan sediment yang terdapat di bumi sekarang,
maka dapat dihitung umur lapisan kerak bumi. Berdasarkan perhitungan seperti
ini diperkirakan seperti ini diperkirakan bumi terbentuk 500 juta tahun yang
lalu.
2. Teori kadar garam
Pengukuran
usia bumi berdasarkan perhitungan kadar garam di laut. Di duga bahwa mula-mula
laut itu tawar. Dengan adanya sirkulasi air di dalam alam ini maka air yang
mengalir dari darat melalui sungai ke laut, membawa garam-garam. Keadaan
semacam ini berlangsung terus menerus sepanjang abad. Dengan mengetahui kadar
garam pada saat ini yaitu kurang lebih 320, maka dihasilkan perhitungan bahwa
bumi terbentuk pada 1000 juta tahun yang lalu.
3. Teori Termal
Pengukuran
bumi berdasarkan atas perhitungan suhu bumi, diduga bahwa mula-mula
bumimerupakan batuan yang sangat panas yang lama kelamaan mendingin. Dengan
mengetahui masa dan suhu bumi saat ini, maka diperkirakan bahwa perubahan bumi
menjadi batuan yang dingin dari batuan yang panas memerlukan waktu 20.000
juta tahun.
4. Teori radioaktivitas
Pengukuran
usia bumi yang dianggap paling benar , ialah berdasarkan waktu peluruhan
unsure radioaktif. Dalam perhitungan ini diperlukan tentang waktu paruh unsure
radioaktif. Waktu paruh adalah waktu yang dibutuhkan unsure radioaktif untuk
meluruh atau mengurai sehinggga masanya tinggal separuh. Berdasarkan
perhitungan seperti ini dapat disimpulkan usia bumi sekitar 5 sampai 7 ribu
juta tahun.
Kesimpulan
Perkembangan
pandangan terciptanya bumi telah menjadi pemikiran manusia sejak berabad-abad
lamanya. Ternyata umur bumi lebih tua dari 6000 tahun, meskipun ada beberapa
pandangan mengenai terciptanya bumi dan pada akhirnya al quran menjadi sumber
yang dapat dipercaya.
Adanya
persamaan banyaknya hari yang disebutkan baik dalam al quran maupun dalam kitab
kejadian yang digunakan Tuhan semesta alam untik menciptakan alam raya yaitu
enam hari. Hanya saja di dalam alquran secara implicit dikemukakan dalam dua
ayat bahwa yang dimaksud dengan hari itu tidak seperti yang dimaksud hari
sekarang. Adanya kesamaan antara kitab kejadian dan al quran dikarenakan
ayat-ayat al quran diturunkan secara bertahap kepada nabi-nabi mulai nabi
Adam, Isa, Musa sampai Nabi Muhammad SAW.
Setelah
kita mengetahui tentang perkembangan terciptanya bumi maka kita sadar bahwa :
1. Sebagai manusia kita ini kecil sekali di mata Allah.
2. Semua ini ada pangkal dan ujungnya untuk membedakan
antara sang pencipta dengan yang diciptakan, termasuk juga terciptanya bumi.
3. Umur manusia pendek sekali, dibandingkan dengan usia
bumi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar