Dengan
menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, Kami panjatkan
puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat dan
hidayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah tentang Evaluasi Kurikulum tepat pada waktunya. Adapun tujuan dari
pembuatan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas dari Mata Kuliah Kurikulum
dan Pembelajaran pada semester 3.
Terlepas
dari semua itu, Kami menyadari sepenuhnya bahwa masih ada kekurangan baik dari
segi susunan kalimat maupun tata bahasanya. Oleh karena itu dengan tangan
terbuka kami menerima segala saran dan kritik dari pembaca agar kami dapat
memperbaiki makalah ini.
Akhir kata
kami berharap semoga makalah tentang
prinsip-prinsip pengembangan kurikulum ini dapat memberikan manfaat maupun
inspirasi terhadap pembaca, khususnya bagi tenaga pengajar dan kependidikan.
Serang, 30 September 2016
Penyusun
BAB I
PENDAHULUAN
A.
LATAR
BELAKANG
Kurikulum adalah seperangkat rencana dan
pengaturan yang mengenai tujuan, isi dan bahan pelajaran serta cara yang
digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai
tujuan pendidikan tertentu. Kurikulum dangant diperlukan oleh lembaga
pendidikan terutama tenaga pendidik, dikarenakan melakui kurikulum guru dapat
memiliki acuan dalam melakukan proses pembelajaran. Disisi lain, kurikulum juga
berperan sebagai pedoman bagi lembaga pendidikan khususnya sekolah untuk memberikan
hal-hal yang diperlukan oleh siswa dalam hal belajar.
Kurikulum bukan semata-mata hanya
sebagai pedoman dalam pembelajaran, akan tetapi berisi berbagai hal yang
menyangkut pendidikan seperti kompetensi dasar yang harus dipenuhi oleh guru
untuk mengajar, peraturan yang berkaitan dengan sekolah, dan lain sebagainya.
Oleh karena itu, kurikulum harus terus mengalami pengembangan baik dari isi
maupun strukturnya yang harus mengikuti perkembangan jaman.
Sebelum
kurikulum diberlakukan secara nasional, diperlukan adanya fase pengembangan di
mana kurikulum yang baru tersebut dirancang dengan cermat dan diuji-cobakan
dalam lingkungan terbatas, sebelum akhirnya di putuskan untuk disebarluaskan ke
semua lembaga pendidikan. Berbagai upaya perlu dilakukan selama fase
pengembangan, termasuk kedalamnya evaluasi dan perbaikan. Melalui fase
pengembangan, kurikulum yang baru tersebut akan disesuaikan terlebih dahulu
berdasarkan hasil evaluasi, sebelum diberlakukn dalam sistem yang ada. Evaluasi
yang tepat dan berkelanjutan sangat diperlukan untuk mendukung terwujudnya fase
pengembangan ini dengan efektif dan bermakna. Dari hasil-hasil evaluasi ini lah
pihak pengembang dapat mengadakan perbaikan dan penyesuaian sebelum kurikulum
yang baru tersebut terlanjur disebarluaskan secara nasional.
B.
RUMUSAN
MASALAH
1.
Bagiamana
hakikat evaluasi kurikulum?
2.
Apa dimensi evaluasi
kurikulum?
3.
Bagaimanakah
prinsip-prinsip evaluasi kurikulum?
4.
Apakah fungsi
dari evaluasi kurikulum?
5.
Bagaimanakah prosedur-prosedur
dalam mengevaluasi kurikulum?
C. TUJUAN
MASALAH
1. Menjelaskan hakikat dari evaluasi kurikulum.
2. Mengetahui dimensi-dimensi yang ada di evaluasi
kurikulum.
3. Menjelaskan prinsip-prinsip dari evaluasi kurikulum.
4. Mengetahui fungsi dari evaluasi kurikulum.
5. Menjelaskan prosedur-prosedur dalam mengevaluasi
kurikulum.
BAB III
PEMBAHASAN
A. Hakikat
Evaluasi Kurikulum
Evaluasi
pada dasarnya adalah proses penentuan nilai sesuatu berdasarkan kriteria
tertentu. Dalam proses evaluasi terdapat beberapa komponen, yaitu mengumpulkan
data/informasi yang diperlukan sebagai dasar dalam menentukan nilai sesuatu
yang menjadi obyek evaluasi. Evaluasi kurikulum memegang peranan penting baik
dalam penentuan kebijaksanaan pendidikan pada umumnya, maupun pada pengambilan
keputusan dalam kurikulum. Hasil-hasil evaluasi kurikulum dapat digunakan oleh
para pemegang kebijaksanaan pendidikan dan para pengembang kurikulum dalam
memilih dan menetapkan kebijaksanaan pengembangan sistem pendidikan dan modal
pengembangan kurikulum yang digunakan. Hasil evaluasi kurikulum juga dapat
dipakai oleh guru, kepala sekolah maupun para pelaksana pendidikan lainnya
untuk mengetahui perkembangan siswa, memilih bahan pelajaran, memilih metode
serta cara penilaian pendidikan.
Evaluasi
kurikulum sulit dirumuskan secara tegas, sebab evaluasi kurikulum selalu
berkenaan dengan fenomena-fenomena yang terus berubah, selain itu obyek
evaluasi kurikulum juga berubah-ubah sesuai dengan konsep kurikulum yang
diterapkan serta evaluasi kurikulum itu dilakukan oleh seseorang yang sifatnya
juga berubah.
Menurut
Stufflebeam, ada tiga hal penting yang tercakup dalam proses evaluasi, (a)
menetapkan suatu nilai, (b) adanya suatu kriteria, (c) adanya deskripsi program
sebagai obyek penilaian. Komponen lain yang dapat menunjang keberhasilan
evaluasi kurikulum yaitu pertimbangan. Pertimbangan merupakan hasil yang sangat
penting dalam proses evaluasi. Pertimbangan tersebut diharapkan tepat jika
informasi yang diperoleh juga tepat. Oleh karena itu, pengumpulan informasi
harus didasarkan pada rencana pertimbangan yang telah ditetapkan, pertimbangan
yang diambil tidak harus menuntut adanya pengambilan tindakan. Sebagai contoh,
seorang kepala sekolah mempertimbangkan bahwa suatu kurikulum yang baru akan
lebih efektif. Sedang komponen yang terakhir yaitu pembuatan keputusan.
Komponen ini merupakan tujuan akhir dari evaluasi kurikulum. Dalam pembuatan
keputusan harus dipikirkan dengan matang karena dalam keputusan tersebut yang
akan membawa ke arah yang positif / negatif.
“Evaluasi
dilakukan dalam rangka pengendalian mutu pendidikan secara nasional sebagai
bentuk akuntabilitas penyelenggara pendidikan kepada pihak-pihak yang
berkepentingan”
BAB IV
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
B.
SARAN
Berdasarkan
makalah ini, sebagai calon pendidik harus memiliki kemampuan dalam memahami
kurikulum yang ada. Pengembangan kurikulum juga masih harus melalui proses
evaluasi agar menghasilkan kurikulum yang baru dengan peningkatan mutu maupun
isi dari kurikulum baru tersebut. Dalam makalah ini, pemakalah masih harus
terus membaca dan mencari tahu mengenai masalah kurikulum baik pengembangan,
penentuan, dan bahkan pengevaluasian terhadap kurikulum. Agar makalah ini dapat
tersusun dan tertata sesuai dengan kasus maupun teori yang ada dan dapat di
pertnggungjawabkan.
DAFTAR PUSTAKA
Arikunto,Suharsimi. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan.PT.Bina Aksara.Jakarta.1987
Khamdun,Ibnu.Evaluasi Kurikulum.diakses pada 06
Oktobeer 2016 jam 09.54. http://makalah-ibnu.blogspot.co.id/2010/01/evaluasi-kurikulum.html?m=1
Nana,Sudjana.Pembinaan dan Pengembangan Kurikulum di Sekolah.CV.Sinar
Baru.Bandung.1991.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar